Sesuaikan dengan Kebutuhan, Ini 7 Manfaat Deposito Sebagai Pilihan Investasi
Bagi sebagian investor, deposito merupakan instrumen investasi dengan risiko rendah yang wajib dimasukkan ke portofolionya. Bukan hanya minim risiko, deposito juga mampu memberikan beragam keuntungan yang menarik agar mampu membantu investor meraih tujuan investasinya.
Bagi yang belum tahu, deposito adalah instrumen investasi yang disediakan oleh perbankan di mana kamu selaku investor akan menyimpan uang di rekening bank. Setiap bulannya, kamu diharuskan untuk menyetorkan dana dengan nominal tertentu hingga jangka waktu yang telah disepakati. Ketika sudah jatuh tempo, kamu bisa mengambil seluruh tabungan dana deposito, sekaligus keuntungan atau imbal hasil dari bunganya.
Namun, tahukah kamu jika manfaat deposito tidak sebatas risikonya yang rendah dan mampu memberi imbal hasil stabil dari bunganya? Untuk memahaminya lebih lanjut, berikut 7 keuntungan dan manfaat deposito bagi kamu yang berinvestasi di instrumen tersebut.
Berbagai Manfaat dan Keuntungan Deposito
Meskipun tidak menawarkan keuntungan setinggi saham atau kripto, deposito tetap menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia.
Mengapa? Apakah hanya karena bunganya lebih tinggi dari tabungan biasa? Ternyata tidak.
Ada banyak "kekuatan tersembunyi" dari produk perbankan ini yang bisa kamu manfaatkan untuk strategi keuanganmu. Mulai dari manajemen risiko hingga fasilitas kredit instan. Yuk, kita bedah satu per satu manfaat deposito yang jarang disadari orang!
1. Suku Bunga Kompetitif (Di Atas Inflasi)
Manfaat paling nyata tentu saja adalah imbal hasil (return). Rata-rata suku bunga deposito bank umum berkisar antara 3% hingga 6% per tahun (tergantung kebijakan bank dan BPR). Angka ini jauh di atas bunga tabungan biasa yang nyaris 0%.
Dengan bunga yang kompetitif, nilai uangmu lebih terjaga dari gerusan inflasi dibandingkan jika hanya didiamkan di bawah bantal atau rekening harian.
2. Risiko Sangat Rendah (Capital Preservation)
Prinsip investasi adalah "High Risk, High Return". Namun, deposito menawarkan anomali: keuntungan lumayan dengan risiko yang sangat minim. Dana pokokmu tidak akan berkurang sepeser pun saat pasar saham anjlok atau ekonomi resesi. Ini menjadikan deposito instrumen terbaik untuk tujuan Pelestarian Modal (Capital Preservation).
3. Dijamin Aman oleh LPS
Takut bank bangkrut? Tenang saja. Deposito di bank yang terdaftar resmi dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga maksimal Rp2 Miliar per nasabah. Syaratnya sederhana: Bunga deposito yang kamu terima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS. Jadi, pastikan kamu cek rate LPS sebelum membuka deposito, ya!
4. Bisa Dijadikan Agunan Kredit (Back-to-Back Loan)
Ini adalah "rahasia" para pengusaha. Tahukah kamu bahwa sertifikat depositomu bisa "disekolahkan"? Kamu bisa mengajukan pinjaman atau kartu kredit ke bank dengan menjaminkan dana depositomu. Fitur ini disebut Back-to-back Loan atau Cash Collateral Credit.
-
Keuntungan: Proses persetujuan kredit biasanya instan (karena ada jaminan tunai) dan kamu tetap mendapatkan bunga deposito selama masa pinjaman berjalan.
5. Sarana Disiplin Keuangan (Forced Saving)
Bagi kamu yang tangannya "gatal" ingin belanja setiap melihat saldo rekening, deposito adalah obatnya. Karena sistemnya berjangka (1, 3, 6, 12 bulan) dan ada denda penalti jika dicairkan sebelum waktunya, kamu jadi "dipaksa" untuk tidak mengganggu gugat uang tersebut. Deposito menjaga uangmu dari sifat impulsif dirimu sendiri.
6. Fitur Bunga Berbunga (ARO)
Deposito memiliki fitur ARO (Automatic Roll Over). Jika kamu memilih opsi ini, saat deposito jatuh tempo, pokok beserta bunganya akan otomatis diperpanjang untuk periode berikutnya. Ini menciptakan efek Compounding Interest (bunga berbunga), di mana bunga yang kamu dapatkan bulan lalu akan menghasilkan bunga lagi di bulan berikutnya. Asetmu pun bergulung menjadi bola salju yang besar.
7. Kemudahan Akses Digital
Zaman dulu, buka deposito harus antre di bank bawa bilyet kertas. Sekarang? Cukup lewat aplikasi smartphone. Bank konvensional maupun Bank Digital kini menawarkan pembukaan deposito mulai dari nominal kecil (bahkan Rp1 juta) dengan proses 100% online.
Tabel Ringkasan: Deposito Cocok Buat Siapa?
Agar lebih jelas, cek tabel berikut untuk melihat apakah deposito adalah instrumen yang tepat untukmu saat ini.
| Fitur / Manfaat | Keterangan |
| Profil Risiko | Konservatif (Cari aman, tidak suka rugi) |
| Jangka Waktu | Pendek - Menengah (1 bulan s.d 3 tahun) |
| Tujuan Keuangan | Dana Darurat, Dana Nikah, Dana DP Rumah |
| Pajak | Dikenakan PPh Final 20% (jika saldo > Rp7,5 Juta) |
| Likuiditas | Terkunci (Ada penalti jika cair mendadak) |
Jadi, Apakah Manfaat Deposito Sesuai dengan Kebutuhan Investasimu?
Dengan risiko yang kecil dan imbal hasil stabil, deposito tak pernah kehilangan peminat dari kalangan investor. Selain mampu menjadi sarana diversifikasi, deposito juga menyimpan manfaat lain yang tak kalah menarik, seperti keamanan terjamin, bisa dijadikan agunan, sampai opsi investasi dengan mata uang asing. Nah, setelah memahami manfaat deposito di atas, apakah instrumen ini mampu memenuhi kebutuhan investasimu hingga tujuan keuangan berhasil diraih?