Mau Pakai Kartu Kredit Mandiri? Cek Bunga dan Biayanya, Yuk!
Bayangkan saat kamu sedang asyik scroll marketplace, kemudian melihat diskon besar untuk barang yang sudah lama kamu incar. Atau ada tiket pesawat promo, tapi tanggal gajian masih seminggu lagi. Rasanya sayang sekali kalau harus dilewatkan bukan? Di momen-momen seperti ini, kartu kredit sering menjadi penyelamat untuk transaksi instan tanpa harus nunggu saldo tercukupi.
Namun, sebelum menggunakan kartu kredit untuk berbagai keperluan di atas, ada baiknya memahami terlebih dahulu mekanisme bunga dan biaya yang dikenakan. Jika tidak dikelola dengan bijak, kartu kredit yang harusnya bisa mempermudah malah bisa jadi beban untuk dompetmu.
Nah jika kamu menggunakan atau berencana memiliki kartu kredit Mandiri, penting untuk mengetahui besaran bunga, biaya tahunan, serta biaya lainnya agar dapat merencanakan penggunaan kartu dengan lebih baik. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!
Bunga Kartu Kredit Bank Mandiri
Bank Mandiri menawarkan kartu kredit dengan suku bunga yang kompetitif sesuai dengan regulasi yang berlaku. Secara umum, berikut adalah besaran bunga kartu kredit Bank Mandiri yang perlu diketahui:
-
Bunga Pembelanjaan (Retail)
Setiap kali berbelanja menggunakan kartu kredit Bank Mandiri dan tidak melunasi tagihan secara penuh sebelum jatuh tempo, maka transaksi tersebut akan dikenakan bunga sebesar 1,75% per bulan atau setara dengan sekitar 21% per tahun. Jika kamu hanya membayar tagihan minimum, maka sisa saldo akan dikenai bunga ini hingga lunas. Oleh karena itu, jika ingin menghindari bunga, pastikan membayar tagihan penuh sebelum tanggal jatuh tempo.
-
Bunga Penarikan Tunai
Bank Mandiri memungkinkan pemegang kartu kredit untuk menarik uang tunai melalui ATM. Namun, fasilitas ini memiliki biaya dan bunga yang perlu diperhatikan. Sama seperti bunga pembelanjaan, bunga penarikan tunai juga 1,75% per bulan.
Berbeda dengan transaksi belanja, bunga untuk penarikan tunai langsung dihitung sejak hari pertama transaksi dilakukan, tanpa masa tenggang pembayaran. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan fasilitas ini hanya dalam kondisi darurat.
-
Pembayaran Minimum
Bank Mandiri mewajibkan pembayaran minimum sebesar 5% dari total tagihan atau Rp50.000, tergantung mana yang lebih besar. Pembayaran minimum ini hanya membantu menghindari keterlambatan pembayaran, tetapi sisa tagihan yang belum dibayar akan tetap dikenai bunga. Jadi, jika ingin menghemat, usahakan untuk membayar tagihan lebih dari jumlah minimum atau bahkan melunasi seluruhnya.
Biaya-Biaya Kartu Kredit Bank Mandiri
Selain bunga, ada berbagai biaya lain yang mungkin dikenakan kepada pemegang kartu kredit Bank Mandiri. Berikut adalah beberapa biaya yang perlu diperhatikan agar tidak kaget saat melihat tagihan.
-
Biaya atau Iuran Tahunan
Setiap pemegang kartu kredit Mandiri perlu membayar iuran tahunan sebagai biaya kepemilikan kartu. Besaran iuran tahunan ini berbeda-beda tergantung pada jenis kartu yang digunakan. Umumnya, semakin tinggi kelas kartu, semakin besar pula iuran tahunan yang dikenakan. Namun, Bank Mandiri sering memberikan promo gratis iuran tahunan di tahun pertama atau bahkan membebaskan biaya ini jika pemegang kartu memenuhi syarat tertentu, seperti jumlah transaksi minimum dalam setahun.
Jenis Kartu Kredit
Iuran Tahunan Kartu Utama
Mandiri Silver
Gratis selama keanggotaan MegaFirst
Mandiri Gold
Rp300.000
Mandiri Platinum
Rp500.000
Mandiri World Elite
Gratis selama menjadi nasabah Private Banking Bank Mandiri
Mandiri Signature
Rp900.000
Mandiri SKYZ
Rp300.000
Mandiri Traveloka
Rp500.000
Mandiri Traveloka
Rp300.000
Mandiri Livin Everyday
Gratis
Mandiri Golf
Rp1.500.000 (signature)
Rp600.000 (platinum)
Mandiri Prioritas
Gratis selama menjadi nasabah Private Banking Bank Mandiri
Catatan: Beberapa kartu mungkin menawarkan pembebasan iuran tahunan pada tahun pertama atau melalui promo tertentu.
-
Biaya Keterlambatan Pembayaran
Jika telat membayar tagihan, maka akan dikenakan biaya keterlambatan sebesar 1% dari total tagihan dengan maksimum Rp100.000. Meskipun terlihat kecil, biaya ini bisa menjadi beban tambahan jika terlambat membayar. Selain itu, keterlambatan pembayaran juga bisa mempengaruhi riwayat kreditmu, yang berpotensi menyulitkan jika ingin mengajukan pinjaman atau kartu kredit di masa depan.
-
Biaya Overlimit
Jika menggunakan kartu kredit melebihi limit yang diberikan oleh Bank Mandiri, maka akan dikenakan biaya overlimit sebesar Rp150.000. Untuk menghindari biaya ini, selalu pantau transaksi kartu kreditmu dan pastikan tidak melebihi batas yang telah ditetapkan.
-
Biaya Admin Penarikan Tunai di ATM
Meskipun kartu kredit bisa digunakan untuk menarik uang tunai di ATM, transaksi ini memiliki biaya tambahan. Setiap penarikan tunai akan dikenakan biaya sebesar 6% dari jumlah yang ditarik atau minimal Rp100.000, tergantung mana yang lebih besar.
Artinya, jika ingin menarik uang tunai Rp500.000, maka biayanya adalah Rp100.000 karena lebih besar dari 6% dari jumlah yang ditarik (Rp30.000). Selain itu, bunga penarikan tunai akan langsung dihitung sejak tanggal transaksi, sehingga sebaiknya gunakan fasilitas ini hanya jika benar-benar diperlukan.
-
Biaya Penggantian Kartu
Jika kartu kreditmu hilang atau rusak dan harus diganti, maka akan dikenakan biaya penggantian kartu sebesar Rp50.000. Pastikan untuk selalu menjaga kartu kreditmu dengan baik agar tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk penggantian kartu.
-
Biaya Cetak Ulang Lembar Tagihan
Jika memerlukan salinan tagihan bulan-bulan sebelumnya, maka ada biaya cetak sebesar Rp20.000 per lembar. Sebaiknya simpan e-statement atau catat transaksi agar tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mencetak ulang tagihan.
-
Biaya Kenaikan Batas Kredit
Berbeda dengan biaya lainnya, jika ingin mengajukan kenaikan limit kartu kredit, Bank Mandiri tidak mengenakan biaya alias gratis. Namun, kenaikan limit tetap harus melalui proses persetujuan, di mana bank akan menilai riwayat pembayaran dan penggunaan kartu kreditmu sebelum menyetujui permintaan kenaikan limit.
Program Ubah Cicilan Bunga 0%
Bank Mandiri menawarkan Power Installment, yaitu program cicilan dengan bunga ringan yang memungkinkan kamu mengubah transaksi ritel menjadi cicilan tetap. Program ini bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi Livin' by Mandiri, sehingga kamu bisa mengatur pembayaran sesuai kemampuan finansialmu.
Melalui program ini, kamu bisa memilih tenor cicilan mulai dari 3 hingga 36 bulan, dengan bunga yang bervariasi tergantung jumlah transaksi dan periode cicilan. Sebagai contoh, jika kamu mengubah transaksi sebesar Rp5.000.000 menjadi cicilan 12 bulan dengan bunga 0,39% per bulan, perhitungannya sebagai berikut:
- Pokok cicilan: Rp5.000.000 ÷ 12 = Rp416.667
- Bunga per bulan: 0,39% x Rp5.000.000 = Rp19.500
- Total cicilan per bulan: Rp416.667 + Rp19.500 = Rp432.500
Perhitungan ini bersifat ilustratif dan bisa berbeda tergantung kebijakan Bank Mandiri serta promo yang sedang berlangsung. Untuk informasi terbaru, sebaiknya cek langsung melalui aplikasi Livin' by Mandiri atau situs resmi Bank Mandiri.
Pahami Dulu dan Hindari Tagihan Membengkak!
Kita seringkali merasa bahagia jika mendapat kejutan, tapi ternyata tidak semua kejutan selalu menyenangkan, apalagi jika berupa tagihan kartu kredit yang ternyata lebih besar dari perkiraan. Supaya tidak terjebak dengan tagihan yang membengkak, penting untuk memahami seluk-beluk bunga cicilan, biaya tahunan, serta berbagai biaya tambahan lainnya. Dengan begitu, setiap transaksi bisa lebih terkontrol dan sesuai dengan kemampuan finansialmu.